<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Weblog of Novia Agustiar Rahmat &#187; Catatan</title>
	<atom:link href="http://opik.unitiga.com/category/catatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://opik.unitiga.com</link>
	<description>Selalu rindu akan baris-baris code</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2010 16:55:25 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Maling, Copet, Rampok &amp; Koruptor</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2009/01/14/maling-copet-rampok-koruptor/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2009/01/14/maling-copet-rampok-koruptor/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 18:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Copet]]></category>
		<category><![CDATA[Koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Rampok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu hari, disebuah kampung (sebutlah kampung X), terlihat sebuah keributan yang cukup menarik perhatian saya. Setelah saya dekati ternyata seorang laki-laki berumur sekitar 40-an tahun tengah menjadi bulan-bulanan masyarakat kampung. Oleh pemuda-pemuda kampung, laki-laki tua tadi dikeroyok, dipukul, ditendang, bahkan tak jarang ibu-ibupun terlihat mengayunkan sebatang bambu ke tubuhnya. Dari keterangan salah seorang warga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu hari, disebuah kampung (sebutlah kampung X), terlihat sebuah keributan yang cukup menarik perhatian saya. Setelah saya dekati ternyata seorang laki-laki berumur sekitar 40-an tahun tengah menjadi bulan-bulanan masyarakat kampung. Oleh pemuda-pemuda kampung, laki-laki tua tadi dikeroyok, dipukul, ditendang, bahkan tak jarang ibu-ibupun terlihat mengayunkan sebatang bambu ke tubuhnya. Dari keterangan salah seorang warga yang pada saat itu ikut menonton atraksi pukul-memukul tersebut, laki-laki tadi ternyata kepergok mencuri seekor ayam.</p>
<blockquote><p>Mesakke tenan mbah.</p></blockquote>
<p>Dilain hari, secara tidak sengaja saya membaca sebuah berita dikoran tentang tewasnya seorang pencopet yang dihakimi massa setelah melakukan aksinya di sebuah terminal bus. Ada lagi yang memberitakan tentang pembakaran hidup-hidup seorang perampok oleh warga.</p>
<p>Saat ini banyak sekali kita melihat ataupun mendengar seorang pejabat negara ataupun wakil rakyat &#8220;<em><strong>yang seharusnya terhormat</strong></em>&#8221; melakukan aksi-aksi penggelapan uang negara yang oleh berbagai media sering di istilahkan dengan sebutan <strong>koruptor</strong>. Namun ironisnya jarang sekali kita mendengar seorang koruptor tewas dibakar hidup-hidup, dipukuli massa ataupun ditembak mati oleh polisi. Padahal sudah menjadi rahasia umum kalau seorang penjabat negara ataupun wakil rakyat &#8220;<em><strong>yang seharusnya terhormat</strong></em>&#8221; melakukan aksi penggelapan uang negara selalu dalam jumlah besar, tetapi kenapa justru yang melakukan pencurian kecil-kecilanlah yang sering ditemukan tewas sebelum diajukan ke pengadilan.</p>
<p>Disini bukannya saya membela ataupun berusaha membenarkan orang yang melakukan pencurian kecil-kecilan. Yang namanya mengambil barang yang bukan miliknya, baik itu dalam jumlah kecil atupun besar, tetap saja namanya <strong>maling</strong>, dan itu tidak dibenarkan oleh hukum dan agama.</p>
<p>Lalu apa sih bedanya antara maling/copet/rampok/apapun istilahnya dengan koruptor? Kenapa orang-orang yang menggelapkan uang negara dalam jumlah besar harus disebut koruptor? Padahal mereka tetap saja sama dengan maling/copet/rampok!</p>
<p>Disinilah yang sering membuat saya bingung. Kenapa orang-orang yang justru lebih jahat (karena membuat rakyat sangat sengsara) harus diberikan sebuah sebutan yang lebih &#8220;halus&#8221; dimata masyarakat? Saya merasa, masyakarat kita telah termakan oleh kamuflase peristilahan media. Yang membuat saya lebih heran lagi, sepertinya gelar seorang koruptor menjadi sebuah gelar kehormatan sehingga orang berlomba-lomba untuk menjadi koruptor, maling uang rakyat.</p>
<p>Banyak usaha yang telah dilakukan untuk membuat jera para koruptor (maling/copet/rampok) ini, tetapi mereka tetap saja <em>ndableg</em>. Masih saja banyak yang tetap melakukannya. Ya karena itu tadi, istilah koruptor sepertinya merupakan sebuah trend masa kini.</p>
<p>Oke, sekarang mari kita mencoba bertanya kepada diri kita masing-masing. Jika seandainya disuruh dan wajib harus memilih, sebutan/gelar mana yang sekiranya akan kita pilih untuk diri kita sendiri?</p>
<p style="text-align: center;"><strong>MALING / COPET / RAMPOK / KORUPTOR</strong></p>
<blockquote><p>Disuruh milih kok maksa sih mbah?</p></blockquote>
<p>Saya yakin akan lebih banyak memilih sebutan koruptor. Karena kalau dibandingkan dengan tiga gelar lainnya, gelar koruptor terdengar lebih halus. Berbeda dengan sebutan/gelar maling, copet dan rampok, ini terasa lebih kasar dan jahat. Padahal keempat sebutan diatas adalah sama!</p>
<p style="text-align: left;"><strong>KORUPTOR = MALING<br />
KORUPTOR = COPET<br />
KORUPTOR = RAMPOK<br />
KORUPTOR = &#8230;?</strong></p>
<p>Jadi, agar mereka-mereka itu jera dan malu, mari kita ganti istilah koruptor menjadi maling, copet atau rampok! Mari kita panggil mereka-mereka itu dengan sebutan MALING, COPET atau RAMPOK!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2009/01/14/maling-copet-rampok-koruptor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bank, Gampang Masukin – Susah Ngeluarin</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2009/01/13/bank-gampang-masukin-%e2%80%93-susah-ngeluarin/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2009/01/13/bank-gampang-masukin-%e2%80%93-susah-ngeluarin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 18:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[ATM]]></category>
		<category><![CDATA[Bank]]></category>
		<category><![CDATA[BRI]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Teller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Gampang masukin, susah ngeluarin. Bagi saya, mungkin itulah motto yang paling pas bagi Bank. Coba saja perhatikan, kalau anda akan menabung di bank, prosesnya sangat-sangat mudah, hanya mengisi formulir setoran, lalu ke teller, selesai. Uang anda telah berpindah tangan ke teller dengan demikian mudahnya. Gampang bukan?
Lain halnya kalau anda akan melakukan penarikan tunia di bank. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gampang masukin, susah ngeluarin. Bagi saya, mungkin itulah motto yang paling pas bagi Bank. Coba saja perhatikan, kalau anda akan menabung di bank, prosesnya sangat-sangat mudah, hanya mengisi formulir setoran, lalu ke <a title="Bank Teller" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bank_teller" target="_blank"><em>teller</em></a>, selesai. Uang anda telah berpindah tangan ke <em>teller</em> dengan demikian mudahnya. Gampang bukan?</p>
<p>Lain halnya kalau anda akan melakukan penarikan tunia di bank. Prosesnya tidak hanya  mengisi formulir – ke <em>teller</em> – lalu selesai. Selain mengisi formulir penarikan anda harus menunjukkan kartu <a title="ATM" href="http://id.wikipedia.org/wiki/ATM" target="_blank">ATM</a> atau kartu identitas anda (yang masih berlaku).</p>
<blockquote><p>Loh kok pakai ATM segala mbah? Ya sama saja artinya ambil duit di atm dong.</p></blockquote>
<p>Kalau kartu identitas atau kartu ATM ketinggalan, ya segera balik kanan, hehehe. Tapi sepertinya tidak semua bank menerapkan aturan harus membawa ATM. Saya sudah 2 (dua) kali memiliki pengalaman yang tidak “meng-enakkan” pada saat pengambilan tunai di 2 (dua) bank yang berbeda.</p>
<p>Yang pertama penghujung tahun 2008, adik saya di Lombok minta tolong ke saya untuk melakukan pelunasan kendaraan yang kebetulan dibeli di <a title="Kabupaten Bantul" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Bantul" target="_blank">Bantul</a>. Ya saya suruh transfer uangnya ke salah satu rekening saya di <a title="Bank BRI" href="http://www.bri.co.id" target="_blank">Bank BRI</a>. Karena jumlah penarikan dari kartu ATM yang saya miliki terbatas, mau ndak mau saya harus ke bank langsung untuk melakukan penarikan secara manual. Kebetulan didekat tempat tinggal saya, ada kantor cabang pembantu BRI yang baru-baru saja diresmikan. Saya memutuskan untuk melakukan penarikan disana, biar tidak usah jauh-jauh ke BRI Cab. Yogyakarta di Jl. Cik Di Tiro (Terima kasih BRI). Setelah dibukakan pintu dan diterima dengan senyum ramah pak satpam, saya langsung mengisi formulir penarikan dan segera masuk ke baris antrian, biar ndak keduluan. Akhirnya tibalah giliran saya. Mas <em>teller</em>-nya memulai pembicaraan dengan sapaan yang ramah. Lalu <em>teller</em> meminta saya untuk menunjukkan kartu identitas, “<em>Oh pakai <a title="Kartu Tanda Penduduk" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Tanda_Penduduk" target="_blank">KTP</a> juga toh mas?</em>” (maklum saya tidak pernah melakukan pengambilan uang tunai di bank BRI). Tiba-tiba mas <em>teller</em>-nya bilang “<em>Mas KTP-nya sudah expired ya?</em>”. “<em>Ah masak sih?</em>” Lantas KTP tersebut saya lihat tanggal <em>expired</em>-nya, “<em>oala maak, sudah lewat 3 hari</em>”. Hahahaha, berarti 3 hari yang lalu saya ulang tahun dong.</p>
<blockquote><p>Mbah&#8230; mbah&#8230; sampean sudah dihinggapi penyakit pelupa rupanya. Eling mbah&#8230; eling&#8230;.</p></blockquote>
<p><em>Teller</em> lantas meminta kartu identitas lainnya yang masih berlaku (belum <em>expired</em>). Saya keluarkan <a title="Surat Izin Mengemudi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surat_Izin_Mengemudi" target="_blank">SIM</a>, ternyata sama saja, sudah <em>expired</em> juga 3 hari yang lalu. “<em>Trus gimana mas</em>?”. Mas<em> teller</em>-nya bilang “<em>Bapak tidak bisa melakukan penarikan di bank, karena KTP bapak sudah mati. Aturannya memang seperti itu pak. Coba ambil via ATM saja pak</em>”. Doh, kalau lewat ATM, ya ndak bisa ambil semua dong. “<em>Jadi beneran ndak bisa ya mas? Coba mas liat baik-baik, ini buku tabungan atas nama saya, trus ini ada ATM BRI atas nama saya juga. Nama yang tertera di buku tabungan sama dengan nama yang tertera di KTP &amp; SIM. Tanda tangannyapun sama persis. Ini asli punya saya mas</em>”. Tapi <em>teller</em> tetap bersikukuh bahwa untuk melakukan transaksi harus dapat menunjukkan kartu identitas yang belum <em>expired</em>. “<em>Ya sudahlah kalau memang aturannya seperti itu</em>”. Saya lantas keluar dari bangunan yang masih klimis tersebut dengan perasaan dongkol.</p>
<p>Kejadian kedua terjadi siang ini (12/01/08). Bulan lalu kartu ATM <a title="Bank Mandiri" href="http://www.bankmandiri.co.id" target="_blank">Mandiri </a>saya diblokir, gara-gara salah memasukkan PIN. Saya pikir nanti-nanti sajalah buka blokirnya, sekalian ganti kartu – soalnya kartu ATM saya sudah hampir patah – dan juga agar isinya tidak terkuras oleh <em>alam bawah sadar</em> saya. Karena sedang <em>kere</em>, hari ini saya menyempatkan diri untuk ke bank Mandiri, untuk meminta agar blokir ATM saya dibuka. Sesampai di bank Mandiri Jl. Kaliurang, tiba-tiba muncul keragu-raguan “<em>Jangan-jangan nanti harus menunjukkan KTP, padahal saya belum sempat pulang ke Lombok untuk memperpanjang KTP</em>”. Akhirnya saya putuskan untuk melakukan pengambilan uang melalui <em>teller</em>, karena seingat saya untuk pengambilan langsung di bank Mandiri tidak perlu menunjukkan kartu identitas. Tibalah giliran saya untuk dilayani oleh <em>teller</em>. Seperti biasa,<em> teller</em> menyapa dengan ramah. Lantas saya berikan buku rekening dan slip penarikan. Tiba-tiba <em>teller</em> meminta kartu ATM saya. “<em>Loh kok pake ATM segala?</em>”. Seinget saya tidak pakai ATM? (Mungkin saya yang sudah pelupa). “<em>Mas, ATM saya sedang keblokir, makanya saya melakukan pengambilan disini. Kalau ATM saya ndak keblokir, ngapain juga saya jauh-jauh kesini, saya ke ATM saja – dekat dari tempat tinggal saya</em>”. “<em>Wah harus pakai ATM pak, sambil menunjukkan mesin gesek yang biasa kita lihat di swalayan-swalayan</em>”. Akhirnya <em>teller</em> menyarankan saya ke <a title="Customer Services" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Customer_service" target="_blank">CS</a>, untuk meminta surat keterangan pengambilan tunai tanpa ATM. Dihadapan CS, saya menyampaikan permasalahan yang terjadi. Lalu oleh CS, saya disarankan untuk melakukan penggantian kartu saja karena kartu ATM saya sudah sangat parah. Akan tetapi saya tetap tidak dapat melakukan penggantian kartu ATM baru, sebab KTP saya sudah <em>expired</em>. Dengan sisa-sisa harapan akhirnya saya minta tolong untuk dibukakan blokirnya saja (sambil berharap nantinya ATM yang sudah hampir patah tadi masih dapat dipergunakan). Mungkin karena kasihan, mbak CS tadi akhirnya bersedia membukakan blokir kartu ATM saya – dengan mengindahkan KTP yang sudah <em>expired</em>. Ternyata bank Mandiri tidak hanya terkenal dengan keramahannya dalam memberikan pelayanan kepada nasabah, tetapi juga dapat memberikan kemudahan bagi nasabah yang sedang kesusahan seperti saya ini (<em>wong mau ngambil duit sendiri kok ya susah banget toh?</em>). Sayang sekali saya tidak sempat berfoto bareng dengan mbak CS tadi, hehehehe &#8211; maunya. Terima kasih banyak bank Mandiri.</p>
<blockquote><p>Mbah, sampean iku contoh warga negara yang buruk, KTP kok wes expired. Kepriben.</p></blockquote>
<p>Jadi bagi anda yang akan melakukan pengambilan tunai di bank, jangan lupa mempersiapkan kartu identitas (yang masih berlaku), dan kartu ATM. Dan jangan lupa selalu memperhatikan tanggal berakhirnya kartu identitas anda dan segera diperpanjang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2009/01/13/bank-gampang-masukin-%e2%80%93-susah-ngeluarin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Demam Lempar Sepatu</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2009/01/11/demam-lempar-sepatu/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2009/01/11/demam-lempar-sepatu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 00:15:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Boikot]]></category>
		<category><![CDATA[Demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini kebetulan pekerjaan sedang tidak banyak, jadi saya sempatkan untuk nonton televisi sampai puas. Saya tertarik dengan pemberitaan khusus dari salah satu stasiun televisi swasta yang terus-terusan menyiarkan kondisi Gaza yang semakin memburuk akibat serangan biadab Israel.
Aksi unjuk rasa terjadi dimana-mana, bahkan di negara yang disebut-sebut sebagai sekutu Israel, seperti Amerika, Inggris, Prancis, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini kebetulan pekerjaan sedang tidak banyak, jadi saya sempatkan untuk nonton televisi sampai puas. Saya tertarik dengan pemberitaan khusus dari salah satu stasiun televisi swasta yang terus-terusan menyiarkan kondisi Gaza yang semakin memburuk akibat serangan biadab Israel.</p>
<p>Aksi unjuk rasa terjadi dimana-mana, bahkan di negara yang disebut-sebut sebagai sekutu Israel, seperti Amerika, Inggris, Prancis, dan Australia terjadi demo besar-besaran. Di Amerika sendiri aksi unjuk rasa dilakukan oleh lebih dari 1000 orang demonstran. Sungguh aksi simpatik yang sangat luar biasa.</p>
<p>Di Indonesia sendiri, arus gelombang demonstasi mengecam kebiadaban Israel dari hari ke hari semakin meningkat.</p>
<blockquote><p>Untung di Indonesia tidak ada kedutaan Israel, mbah. Bisa-bisa dihabisi oleh FPI. Hehehehe.</p></blockquote>
<p>Mungkin tidak ada habisnya, kalu kita berbicara masalah kondisi Palestina saat ini yang menjadi bulan-bulanan Israel. Kekesalan saya mulai memuncak ketika diberitakan bahwa Israel tidak mau mematuhi resolusi dari PBB. Memang sepertinya Israel harus dihapus dari peta dunia, seperti apa yang sering dilontarkan oleh para pengunjuk rasa.</p>
<blockquote><p>Ya wes, sikat saja mbah. Hehehehe.</p></blockquote>
<p>Di beberapa mailinglist yang saya ikuti, banyak sekali email yang berisi ajakan untuk memboikot produk-produk yahudi. Nah mengenai cara yang satu ini saya sendiri sebenarnya kurang setuju. Karena banyak sekali produk-produk luar negeri yang saat ini masih kita butuhkan. Saya tidak bisa membayangkan, kalau seluruh gerai-gerai KFC, Mc Donald&#8217;s, atau apalah namanya ditutup, berapa banyak pengangguran yang akan tercipta. Padahal mungkin kita tidak tahu bahwa banyak sekali saudara-saudara kita yang muslim mencari nafkah sebagai karyawan disana. Lantas bagaimana mereka akan mencarikan nafkah untuk anak istrinya, bagaimana mereka akan membiaya pendidikana anak-anak mereka?? Apakah para demonstran mau menanggung biaya hidup mereka? Kalo iya, so what&#8230; tutup dan boikot saja semua jenis usaha &amp; produk yang berasal dari luar negeri (yang kita anggap yahudi). Saya menemukan sebuah jawaban yang cukup bijak (menurut saya) mengenai aksi boikot-boikotan produk yahudi <a title="Apa Perlu Kita Boikot Apapun yang Katanya Produk Yahudi?" href="http://www.warnaislam.com/syariah/kontemporer/2009/1/6/36420/Apa_Perlu_Kita_Boikot_Apapun_Katanya_Produk_Yahudi.htm" target="_blank">disini</a>.</p>
<blockquote><p>Mbah, sampean kok masih saja pakai email dari Yahoo!? Hehehehe.</p></blockquote>
<p>Lanjut lagi ke acara nonton tv saya tadi. Beberapa aksi demonstasi yang dilakukan di beberapa negara-negara, dilakukan dengan ritual “lempar sepatu”.</p>
<blockquote><p>Wow, ternyata insiden pelemparan sepatu ke George Bush sedang jadi trend mbah. Apa sampean ndak ikut lempar sepatu?</p></blockquote>
<p>Tapi yang saya herankan, pemberitaan aksi lempar sepatu hanya terjadi di negara-negara barat. Sampai pagi hari saya tongkrongi televisi &#8220;bekas&#8221; kesayangan saya, kok di Indonesia tidak ada aksi serupa? Lantas saya nyeletuk ke kawan saya yang sedang khusyuk nonton berita pagi. “<em>Kang, sampean ngerti ndak, kenapa di Indonesia tidak ada aksi lempar sepatu? Saya tidak dapat membayangkan kalau saja unjuk rasa di Indonesia dilakukan dengan aksi lempar sepatu, para penjual sepatu bekas serta para pemulung (dengan pakain dinas lengkap) akan berbaris rapi di &#8217;shaf&#8217; depan, menunggu rejeki melayang ke arah mereka</em>.” Hahahaha, kami pun dapat tertawa setelah beberapa jam tegang menonton pemberitaan kebiadaban Israel terhadap Palestina.</p>
<p>Bagaimanapun juga, mari kita bantu saudara-saudara kita di Palestina semampu kita, walaupun hanya dengan doa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2009/01/11/demam-lempar-sepatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Security Conference 2008</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2008/12/03/indonesia-security-conference-2008/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2008/12/03/indonesia-security-conference-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 21:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Conference]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Tentang
id-sec-conf atau juga Indonesian security conference adalah salah satu ajang silaturahmi nasional bagi para peminat keamanan teknologi informasi dari seluruh penjuru nusantara, salah satu tujuan dari diadakannya acara ini adalah agar terjadinya pertukaran ilmu pengetahuan khususnya masalah keamanan teknologi informasi, yang akhirnya akan menghindarkan kita semua dari keterpurukan dan kesenjangan pengetahuan.
Pada awalnya kegiatan ini di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tentang</strong><br />
<a href="http://idsecconf.echo.or.id/">id-sec-conf </a>atau juga <em>Indonesian security conference</em> adalah salah satu ajang silaturahmi nasional bagi para peminat keamanan teknologi informasi dari seluruh penjuru nusantara, salah satu tujuan dari diadakannya acara ini adalah agar terjadinya pertukaran ilmu pengetahuan khususnya masalah keamanan teknologi informasi, yang akhirnya akan menghindarkan kita semua dari keterpurukan dan kesenjangan pengetahuan.</p>
<p>Pada awalnya kegiatan ini di prakarsai oleh para staff echo, dan dijadikan sebagai salah satu kegiatan yang ingin di usung secara penuh di tahun 2008, kegiatan ini pertama kali di sebarkan kepada para peserta kegiatan &#8220;<a href="http://e-rdc.org/v1/news.php?readmore=58">echo Hack In the Zoo</a>&#8221; (sebuah kegiatan ngumpul bareng secara &#8220;ekonomis&#8221; di kebun binatang Ragunan pada awal tahun 2008), dan diharapkan pada rilis majalah elektronik echo yang ke 19 ini akan menjadi tanda penyebaran ke khalayak ramai.<span id="more-127"></span></p>
<p>Saat ini, kegiatan ini murni diprakarsai oleh individu-individu yang tergabung dalam <a href="http://idsecconf.echo.or.id/2008/09/id-sec-conf-2008-council.html">komite id-sec-conf-2008</a>.</p>
<p><strong>Kegiatan</strong><br />
Kegiatan ini terinspirasi dari berbagai kegiatan kumpul-kumpul yang dilakukan oleh komunitas keamanan berskala internasional, ataupun kegiatan kumpul-kumpul yang sering dilakukan oleh komunitas-komunitas Opensource. Adapun berbagai aturan penting dari kegiatan ini adalah(*) :</p>
<p>[0] Acara ini khusus untuk WNI, Acara ini berbahasa Indonesia<br />
[1] Peserta adalah Seluruh warga negara indonesia (tidak dibatasi usia, jenis kelamin, agama, suku, dsb) yang tertarik mengenai masalah keamanan teknologi informasi<br />
[2] Tidak diperlukan identitas resmi pada kegiatan ini, jika kamu tidak mempunyai &#8220;<em>id/nick/pseudonym</em>&#8221; maka pilih satu atau kami yang akan memilihkannya <img src='http://opik.unitiga.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
[3] Pembicara adalah Seluruh warga indonesia yang menjawab <a href="http://idsecconf.echo.or.id/2008/09/pendaftaran-pembicara.html">CFP</a>, dan telah lolos seleksi oleh panitia.<br />
[4] Pembicara memiliki hak penuh atas semua materi yang di sampaikan, tetapi akan sangat di anjurkan untuk meng &#8220;<em>open source</em>&#8220;-kan-nya<br />
[5] Tidak diperbolehkan segala jenis publikasi media baik dalam bentuk berita atau foto tanpa seijin penyelengara atau individu terkait.</p>
<p>(*) masih dapat berubah-ubah.</p>
<p>Lama kegiatan adalah 2 hari, yang berisi berbagai kegiatan, diantaranya:</p>
<p>[1] Seminar (penyampaian 1 arah)<br />
[2] Diskusi Panel (penyampaian 2 arah)<br />
[3] Diskusi Komunitas (diskusi perwakilan komunitas)<br />
[4] Permainan Hacking (dikenal dengan CTF)</p>
<p>Adapun Pembatasan materi bagi pembicara adalah seputar:</p>
<p>[1] hacking<br />
[2] security<br />
[3] phreaking<br />
[4] forensics<br />
[5] carding<br />
[6] electronics<br />
[7] cryptography<br />
[8] community</p>
<p><a href="http://idsecconf.echo.or.id/2008/09/pendukung.html"><strong>Pendukung</strong></a><br />
[*]<a href="http://echo.or.id/">echo.or.id</a><br />
[*]<a href="http://e-rdc.org/">e-rdc</a><br />
[*]<a href="http://kecoak-elektronik.net/">kecoak elektronik</a><br />
[*]<a href="http://jasakom.com/"> jasakom</a><br />
[*]<a href="http://antihackerlink.or.id/">antihackerlink</a><br />
[*]<a href="http://xnuxer.or.id/"> xnuxer.or.id</a></p>
<p>[*] &#8230;. <a href="http://idsecconf.echo.or.id/2008/10/publikasi-idsecconf-2008.html">komunitasmu</a> ?</p>
<p>Bagi yang berminat untuk mensukseskan kegiatan ini silahkan ajukan keinginan anda untuk mendukung (lihat &#8220;Info&#8221; untuk lebih lanjut)</p>
<p><strong>Tanggal Penting</strong><br />
CFP di rilis : Bulan September 2008<br />
Batas Penerimaan Materi/Paper : Awal November 2008<br />
Acara : 13 &amp;14 Bulan Desember 2008</p>
<p><strong>Permasalahan Terbesar</strong><br />
[1] Sumber Dana<br />
*kami berusaha untuk sesedikit mungkin peserta mengeluarkan kontribusi, oleh karena itu Sponsor amat diharapkan. Bagi yang berminat menjadi sponsor dapat membaca <a href="http://idsecconf.echo.or.id/2008/09/pendukung.html">info</a> berikut.</p>
<p>[2] Nasionalisme sempit dari tiap komunitas<br />
[3] Tempat (saat ini kami sudah mendapat tawaran tempat)</p>
<p><strong>Tanya-Jawab</strong><br />
[T] Apakah kegiatan ini akan benar-benar terwujud?<br />
[J] Kami akan mengusahakan untuk dapat terwujud,  meskipun peserta dan juga pembicaranya adalah <a href="http://idsecconf.echo.or.id/2008/09/id-sec-conf-2008-council.html">kami</a> <img src='http://opik.unitiga.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Tempat</strong><br />
Sudah ada satu buah Universitas yang kami hubungi dan bersedia bekerjasama serta menjadi tempat kegiatan ini berlangsung. Tetapi tidak menutup kemungkinan buat siapapun yang ingin menyediakan tempat.</p>
<p><strong>Info</strong><br />
Untuk pertanyaan, saran, masukan, pengajuan sebagai pembicara, pengajuan sebagai sponsor, dan info lebih lanjut dapat menghubungi</p>
<p>idsecconf[et]echo[dot]or[dot]id<br />
url: <a href="http://idsecconf.echo.or.id/">http://idsecconf.echo.or.id</a></p>
<p>&#8212;-<br />
<a href="http://idsecconf.echo.or.id/2008/09/id-sec-conf-2008-council.html">komite id-sec-conf-2008</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2008/12/03/indonesia-security-conference-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kompetisi Inovasi Open Source Software 2008</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2008/09/09/kompetisi-inovasi-open-source-software-2008/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2008/09/09/kompetisi-inovasi-open-source-software-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 13:34:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/2008/09/09/kompetisi-inovasi-open-source-software-2008/</guid>
		<description><![CDATA[PENDAHULUAN
Lomba Open Source Software (OSS), menjadi wadah kegiatan sosialisasi dan pemasyarakatan OSS baik dari pengembang (developers) dan pengguna (users), untuk mengetahui seberapa jauh pengembangan, pemanfaatan OSS serta inovasi- inovasi yang telah dilakukan. Untuk itu dibutuhkan kegiatan untuk mengekspose atau menggali potensi yang ada. Lomba OSS perlu dilakukan guna memberikan informasi atau gambaran secara umum tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PENDAHULUAN<br />
</strong>Lomba Open Source Software (OSS), menjadi wadah kegiatan sosialisasi dan pemasyarakatan OSS baik dari pengembang (developers) dan pengguna (users), untuk mengetahui seberapa jauh pengembangan, pemanfaatan OSS serta inovasi- inovasi yang telah dilakukan. Untuk itu dibutuhkan kegiatan untuk mengekspose atau menggali potensi yang ada. Lomba OSS perlu dilakukan guna memberikan informasi atau gambaran secara umum tentang perkembangan OSS.</p>
<p><strong>TEMA<br />
</strong>Aplikasi OSS untuk e-Government, e-Learning dan e-Health</p>
<p><strong>TUJUAN &amp; SASARAN</strong></p>
<ul>
<li>Adanya kemandirian dalam pengembangan dan pemanfaatan software legal produksi anak bangsa</li>
<li>Terpacunya para developer lokal untuk meningkatkan kemampuannya dalam memanfaatkan OS</li>
</ul>
<p><strong>SASARAN</strong><br />
Adanya kompetisi pengembangan solusi kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan platform open source software.<span id="more-100"></span></p>
<p><strong>KRETERIA PEMILIHAN</strong></p>
<ol>
<li>Peserta
<ul>
<li>Terbuka untuk perorangan maupun tim</li>
<li>Peserta berkewargaan Negara Indonesia</li>
<li>Peserta perorangan/tim dapat mengirim dari 1 (satu) solusi</li>
</ul>
</li>
<li>Persyaratan Umum
<ul>
<li>Solusi yang disertakan harus merupakan solusi yang inovatif</li>
<li>Waktu yang diberikan untuk membangun solusi adalah 3 (tiga) bulan</li>
<li>Solusi harus berbasis Open Source Software, bahasa pemograman tidak dibatasi</li>
<li>Solusi yang dihasilkan mudah di-install dan mudah dipergunakan</li>
<li>Bermanfaat bagi masyarakat</li>
<li>Dokumentasi sesuai dengan <a href="http://www.notetech.com/images/software_lifecycle.jpg" target="_blank">Software Development Life Cycle (SDLC)</a></li>
</ul>
</li>
<li>Kreteria Pemilihan
<ul>
<li>Inovasi atau ide yang diajukan</li>
<li>Kelayakan untuk direalisasikan</li>
<li>Besarnya manfaat yang diberikan</li>
<li>Kemudahan instalasi dan penggunaan</li>
</ul>
<ul>
<li>Dokumentasi yang lengkap dan jelas</li>
</ul>
</li>
<li>Tahapan Seleksi/Evaluasi
<ul>
<li>Seleksi/Evaluasi Proposal<br />
Setiap team harus menyerahkan proposal solusi yang ditulis tidak lebih dari 10 halaman, A4 dan sudah diterima panitia paling lambat: 31 September 2008 yang berisi :</p>
<ul>
<li>Deskripsi dan High Level Design dari solusi yang diajukan</li>
<li>Nama Tim, kontak person, email dan nomor telpon/HP</li>
<li>Surat pernyataan menerima semua Term &amp; Conditions pada kompetisi ini</li>
<li>Source code dan binary dari solusi yang dibangun</li>
<li>Dokumentasi dari solusi yang dibangun</li>
</ul>
</li>
<li>Seleksi/Evaluasi Solusi
<ul>
<li>Solusi yang dikirim akan dievaluasi berdasarkan kriteria yang ditetapkan dan dipilih 5 finalis untuk mengikuti seleksi final (presentasi ) pada awal November 2008</li>
<li>Tim yang terpilih diwakili maksimal 2 orang anggota Tim</li>
<li>Waktu presentasi dan demonstrasi Solusi dilakukan di RISTEK</li>
</ul>
</li>
<li>Seleksi/Evaluasi Final
<ul>
<li>Tim juri langsung menetapkan Pemenang Pertama, Kedua dan Ketiga</li>
<li>Pengumuman akan disampaikan melalui <a href="http://www.igos.web.id" target="_blank">www.igos.web.id</a></li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
<li>Terms and Conditions
<ul>
<li> Menyertakan KTP, Kartu Mahasisa/SIM sesuai alamat dalam proposal</li>
<li>Solusi yang diikutkan lomba belum penah dipublikasikan dalam bentuk apapun dan belum pernah diikutkan dalam lomba serupa</li>
<li>Soulusi yang dihasilkan akan dilesensikan dalam GNU Public Licence V2, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum sebagai Free Software</li>
<li>RISTEK memegang Hak publikasi dengan atau tanpa izin dari pengembang solusi yang harus menyertakan nama-nama pengembang solusi</li>
<li>Tim Juri atas nama Ristek memegang hak penuh, dimana keputusan Tim Juri adalah final</li>
</ul>
</li>
<li>Hadiah Pemenang
<ul>
<li>Hadiah Pertama : uang senilai Rp. 5.000.000</li>
<li>Hadiah Kedua : uang senilai Rp. 3.000.000</li>
<li>Hadiah Ketiga : uang senilai Rp. 1.500.000</li>
</ul>
</li>
<li>Jadwal
<ul>
<li>Penyebaran Informasi Juli &#8211; September 2008</li>
<li>Batas akhir Proposal 31 September 2008</li>
<li>Seleksi 1- 31 Oktober 2008</li>
<li>Pengumuman 11 November 2008</li>
</ul>
</li>
<li>Juri
<ul>
<li>Dr. Ono Purbo (Praktisi)</li>
<li>Rusmanto (YPLI)</li>
<li>Hari (IBM)</li>
<li>Aldi Hariyadi (RISTEK)</li>
<li>Haryanto (RISTEK)</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p><strong>PANITIA LOMBA APLIKASI OSS<br />
</strong>TELP. 021-7945528/98293715<br />
Email: gmg2008@cbn.net.id; hariyanto@ristek.go.id;<br />
www.igos.web.id<strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2008/09/09/kompetisi-inovasi-open-source-software-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Top Paying Keywords</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2008/07/28/top-paying-keywords/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2008/07/28/top-paying-keywords/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 03:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Iklan]]></category>
		<category><![CDATA[Keyword]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/2008/07/28/top-paying-keywords/</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda termasuk pemain bisnis iklan online seperti Google Adsense, maka tidak ada salahnya Anda menyimak beberapa keywords yang termasuk top paying keywords pada Google Adsense berikut ini :
mesothelioma $100
structured settlement $100
vioxx attorney $38
drug rehab $24
contract management software $22
car accident lawyer $20
note buyers $18
donate a car $17
investment fraud $15
content management $15
home equity loans $14
cash advance, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda termasuk pemain bisnis iklan online seperti Google Adsense, maka tidak ada salahnya Anda menyimak beberapa keywords yang termasuk top paying keywords pada Google Adsense berikut ini :</p>
<p>mesothelioma $100<br />
structured settlement $100<br />
vioxx attorney $38<br />
drug rehab $24<br />
contract management software $22<br />
car accident lawyer $20<br />
note buyers $18<br />
donate a car $17<br />
investment fraud $15<br />
content management $15<br />
home equity loans $14<br />
cash advance, payday loan $14<br />
asbestos lawyer $100<span id="more-96"></span><br />
cord blood $41<br />
california refinance $13<br />
refinance $12<br />
cerebral palsy $12<br />
search engine marketing $12<br />
california mortgage $11<br />
criminal attorney $11<br />
help desk $11<br />
conference calling $10<br />
factoring $10<br />
oregon mortgage $10<br />
answering service $10<br />
debt consolidation $13<br />
mailing lists $10<br />
software escrow $10<br />
tax attorney $17<br />
student loan consolidation $29<br />
web hosting $8<br />
medical malpractice lawyer $8<br />
seo optimization $8<br />
debt management $20<br />
data recovery $8<br />
document scanning $8<br />
forex $7<br />
private jet $8<br />
affiliate program $7<br />
brochure printing $7<br />
cash advance $7<br />
credit report $7<br />
domain name $7<br />
forex $7<br />
hosting $7<br />
incorporate $7<br />
refinance mortgage $7<br />
tape data recovery $7<br />
website hosting $7<br />
wisconsin mortgage $7<br />
auto insurance $6<br />
california divorce lawyer $6<br />
charter aircraft $6<br />
christian debt consolidation $6<br />
lemon law $6<br />
mac data recovery $6<br />
patents $6<br />
background check $5<br />
business card $5<br />
california divorce attorney $5<br />
data recovery $5<br />
factoring $5<br />
fraud $5<br />
gastric bypass $5<br />
invention $5<br />
personal loan $5<br />
teak furniture $5<br />
term life $5<br />
affiliate marketing $4<br />
alaska fishing $4<br />
charter flight $4<br />
college $4<br />
direct tv $4<br />
dvd duplication $4<br />
hard drive recovery $4<br />
laminate flooring $4<br />
lower cholesterol $4<br />
metal building $4<br />
mortgage life insurance $4<br />
moving company $4<br />
online degree $4<br />
satellite TV $4<br />
shopping cart software $4<br />
stock broker $4<br />
video production $4<br />
web site design $4<br />
accounting software $3<br />
acne $3<br />
art school $3<br />
asic design $3<br />
canada fishing $3<br />
cash drawer $3<br />
casino $3<br />
charity $3<br />
charter yacht $3<br />
computer chair $3<br />
contact lenses $3<br />
degree $3<br />
diet $3<br />
dna testing $3<br />
drivers education $3<br />
drug test $3<br />
golf business $3<br />
hair loss $3<br />
hardwood floor $3<br />
HGH $3<br />
home insurance $3<br />
military school $3<br />
MLM $3<br />
pay per click $3<br />
people pc $3<br />
projector lamp $3<br />
radar detector $3<br />
reverse mortgage $3<br />
satellite phone $3<br />
seo $3<br />
steel building $3<br />
voip $3</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2008/07/28/top-paying-keywords/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Partai Politik Peserta Pemilu 2009</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2008/07/09/partai-politik-peserta-pemilu-2009/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2008/07/09/partai-politik-peserta-pemilu-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 09:46:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/2008/07/09/partai-politik-peserta-pemilu-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Tahun ini terjadi penggelembungan jumlah partai politik yang sangat besar. Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh komisi pemilihan umum, telah ditetapkan 34 partai politik dan 6 partai lokal NAD yang berhak untuk mengikuti pemilu 2009. Apakah ini merupakan pertanda bahwa semakin banyak orang yang &#8216;kemaruk&#8217; dengan kekuasaan?
Inilah wajah-wajah partai politik yang akan bertarung memperebutkan &#8216;kekuasaan&#8217; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun ini terjadi penggelembungan jumlah partai politik yang sangat besar. Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh komisi pemilihan umum, telah ditetapkan 34 partai politik dan 6 partai lokal NAD yang berhak untuk mengikuti pemilu 2009. Apakah ini merupakan pertanda bahwa semakin banyak orang yang &#8216;kemaruk&#8217; dengan kekuasaan?</p>
<p>Inilah wajah-wajah partai politik yang akan bertarung memperebutkan &#8216;kekuasaan&#8217; pada pemilu 2009 ( sesuai nomor urut undian ) :</p>
<ol>
<li>Partai Hanura</li>
<li>Partai Karya Peduli Bangsa</li>
<li>Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia</li>
<li>Partai Peduli Rakyat Nasiona</li>
<li>Partai Gerindra</li>
<li>Partai Barisan Nasional</li>
<li>Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia</li>
<li>Partai Keadilan Sejahtera</li>
<li>Partai Amanat Nasional</li>
<li>Partai Perjuangan Indonesia Baru</li>
<li>Partai Kedaulatan</li>
<li>Partai Persatuan Daerah</li>
<li>Partai Kebangkitan Bangsa</li>
<li>Partai Pemuda Indonesia</li>
<li>Partai Nasional Indonesia Marhaenisme</li>
<li>Partai Demokrasi Pembaruan</li>
<li>Partai Karya Perjuangan</li>
<li>Partai Matahari Bangsa</li>
<li>Partai Penegak Demokrasi Indonesia</li>
<li>Partai Demokrasi Kebangsaan</li>
<li>Partai Republika Nusantara</li>
<li>Partai Pelopor</li>
<li>Partai Golongan Karya</li>
<li>Partai Persatuan Pembangunan</li>
<li>Partai Damai Sejahtera</li>
<li>Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia</li>
<li>Partai Bulan Bintang</li>
<li>Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan</li>
<li>Partai Bintang Reformasi</li>
<li>Partai Patriot</li>
<li>Partai Demokrat</li>
<li>Partai Kasih Demokrasi Indonesia</li>
<li>Partai Indonesia Sejahtera</li>
<li>Partai Kebangkitan Nasional Ulama</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2008/07/09/partai-politik-peserta-pemilu-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>International Hacking Competition 2008 (i-Hack&#8217;08)</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2008/05/29/international-hacking-competition-2008-i-hack08/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2008/05/29/international-hacking-competition-2008-i-hack08/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 15:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Hacking]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/2008/05/29/international-hacking-competition-2008-i-hack08/</guid>
		<description><![CDATA[University Technology Mara Malaysia akan mengadakan kompetisi hacking bertaraf internasional, yang akan memperebutkan hadiah sebesar RM 22.000. Kompetisi ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 &#8211; 17 Agustus 2008.
Pada kegiatan ini ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan :

International Hacking Competition 2008
Student Computer Security Project Presentation
Computer Security Exhibition
Computer Security Seminar
Computer Security Awareness Talk
Hack And Defense Workshop
PC Modification [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>University Technology Mara Malaysia akan mengadakan kompetisi hacking bertaraf internasional, yang akan memperebutkan hadiah sebesar RM 22.000. Kompetisi ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 &#8211; 17 Agustus 2008.</p>
<p>Pada kegiatan ini ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan :</p>
<ol>
<li>International Hacking Competition 2008</li>
<li>Student Computer Security Project Presentation</li>
<li>Computer Security Exhibition</li>
<li>Computer Security Seminar</li>
<li>Computer Security Awareness Talk</li>
<li>Hack And Defense Workshop</li>
<li>PC Modification and Security Competition</li>
<li>Hacking Demonstration</li>
</ol>
<p>Pendaftaran peserta ditutup pada tanggal 1 Agustus 2008. Untuk informasi selengkapnya dapat dilihat di  <a href="http://www.tmsk.uitm.edu.my/~i-hack">http://www.tmsk.uitm.edu.my/~i-hack</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2008/05/29/international-hacking-competition-2008-i-hack08/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sudah Efisienkah SMS Menggunakan Keypad Handphone Yang Ada Saat Ini?</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2008/04/11/sudah-efisienkah-sms-menggunakan-keypad-handphone-yang-ada-saat-ini/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2008/04/11/sudah-efisienkah-sms-menggunakan-keypad-handphone-yang-ada-saat-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 21:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[Keypad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/2008/04/11/sudah-nyamankah-anda-melakukan-sms-menggunakan-keypad-handphone-yang-ada-saat-ini/</guid>
		<description><![CDATA[Short Message Service atau lebih sering disingkat SMS bukanlah merupakan barang baru bagi semua orang. Dari kota sampai ke pelosok-pelosok desa memanfaatkan teknologi sms ini untuk melakukan komunikasi murah meriah sebagai pengganti surat menyurat.
Namun apakah selama ini kita pernah berfikir mengenai efektifitas susunan abjad-abjad yang menempel pada tombol handphone yang kita gunakan? Berapa kali kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><img title="Keypad" src="http://opik.unitiga.com/wp-content/uploads/2008/04/keypad-ori.png" border="0" alt="Keypad Handphone Standar" width="180" height="246" align="left" /><p class="wp-caption-text">Keypad</p></div>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Short_message_service" target="_blank">Short Message Service</a> atau lebih sering disingkat SMS bukanlah merupakan barang baru bagi semua orang. Dari kota sampai ke pelosok-pelosok desa memanfaatkan teknologi sms ini untuk melakukan komunikasi murah meriah sebagai pengganti surat menyurat.</p>
<p>Namun apakah selama ini kita pernah berfikir mengenai efektifitas susunan abjad-abjad yang menempel pada tombol <em>handphone</em> yang kita gunakan? Berapa kali kita harus menekan tombol untuk menuliskan sebuah kalimat? Untuk menuliskan sebuah kalimat &#8216;apa kabar teman&#8217; dalam bahasa Indonesia, akan berbeda jumlah ketukan yang diperlukan jika kita menuliskannnya dalam bahasa Inggris ataupun bahasa-bahasa lainnya.<span id="more-65"></span></p>
<p>Terlepas dari faktor &#8216;kebiasaan&#8217; pengguna, mari kita coba membuat sebuah <em>keypad handphone</em> dengan menggunakan  standar bahasa Indonesia yang dicampur aduk dengan bahasa jawa.</p>
<p><strong>Langkah pertama</strong>, kita perlu membuat kalimat-kalimat yang sering digunakan dalam ber-sms. Semakin banyak semakin bagus.</p>
<ol>
<li>Dab, aku wes nang omah. Tak enteni sak iki!</li>
<li>Hi, apa kabar nduk? Suwe ra ketemu pripun kabare? Oiya minggu kemaren aku ketemu adikmu, wes gede yo saiki. Salam karo ibu, kapan-kapan tak dolan rono</li>
<li>Bro, nanti malem kita jadi ngopi gak?</li>
<li>Ok bro, saya akan segera meluncur. Siapkan papan luncurnya</li>
<li>Anak-anak sedang kumpul disini. Harap anda segara meluncur kesini. Segara!</li>
<li>Saya sedang dikost saja bro. Masih terjebak dalam untaian code-code. 20 menit lagi saya akan lepas landas.</li>
<li>Wahahahaha. Makanya ojo kesusu dab</li>
<li>Ok pak, malem ini akan segera kita beresken</li>
</ol>
<p><strong>Langkah kedua</strong>, menghitung jumlah penggunaan karakter pada masing-masing kalimat diatas.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://opik.unitiga.com/wp-content/uploads/2008/04/hitung-jumlah-karakter.jpg" border="0" alt="Hitung Jumlah Karakter" width="433" height="135" /></p>
<p><strong>Langkah ketiga</strong>, menentukan peringkat masing-masing karakter. Dengan asumsi bahwa semakin tinggi jumlah karakter maka karakter tersebut adalah merupakan sebuah karakter yang harus diprioritaskan tata letaknya. Dengan kata lain karakter dengan jumlah tertinggi harus diletakkan pada urutan pertama pada masing-masing tombol (sekali ketukan).</p>
<ul>
<li>A = peringkat 1 ( total : 89 )</li>
<li>B = peringkat 13 ( total : 10 )</li>
<li>C = peringkat 16 ( total : 5 )</li>
<li>D = peringkat 10 ( total : 16 )</li>
<li>E = peringkat 3 ( total : 37 )</li>
<li>F = peringkat 18 ( total : 0 )</li>
<li>G = peringkat 11 ( total : 13 )</li>
<li>H = peringkat 14 ( total : 8 )</li>
<li>I = peringkat 5 ( total : 29 )</li>
<li>J = peringkat 17 ( total : 4 )</li>
<li>K = peringkat 4 ( total : 36 )</li>
<li>L = peringkat 12 ( total :12 )</li>
<li>M = peringkat 9 ( total : 18 )</li>
<li>N = peringkat 2 ( total : 38 )</li>
<li>O = peringkat 9 ( total : 18 )</li>
<li>P = peringkat 11 ( total : 13 )</li>
<li>Q = peringkat 18 ( total : 0 )</li>
<li>R = peringkat 8 ( total : 20 )</li>
<li>S = peringkat 6 ( total : 26 )</li>
<li>T = peringkat 12 ( total : 12 )</li>
<li>U = peringkat 7 ( total : 21 )</li>
<li>V = peringkat 18 ( total : 0 )</li>
<li>W = peringkat 17 ( total : 4 )</li>
<li>X = peringkat 18 ( total : 0 )</li>
<li>Y = peringkat 15 ( total : 7 )</li>
<li>Z = peringkat 18 ( total : 0 )</li>
</ul>
<p>Dari data hasil perangkingan diatas, maka dapat ditentukan huruf-huruf apa saja yang berhak menempati posisi satu ketukan, dua ketukan, dan tiga ketukan dalam satu tombol.</p>
<ul>
<li>Satu ketukan : <strong>A    N    E    K    I    S    U    R    M</strong></li>
<li>Dua ketukan : <strong>O    D    G    P    L    T    B    H    Y</strong></li>
<li>Tiga ketukan : <strong>C    J    W    F    Q    V    X    Z </strong></li>
</ul>
<p><strong>Langkah keempat</strong>, menyusun huruf-huruf diatas kedalam bentuk <em>keypad handphone</em>.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 190px"><img style="border: 0pt none;" title="Keypad Hasil Modifikasi" src="http://opik.unitiga.com/wp-content/uploads/2008/04/keypad-indo-jawa.jpg" border="0" alt="Keypad Handphone Indonesia Jawa" width="180" height="246" /><p class="wp-caption-text">Keypad Hasil Modifikasi</p></div>
<p><strong>Langkah terakhir</strong>, pengujian. Yaitu dengan melakukan pembandingan antara <em>keypad</em> yang sudah dibuat dengan <em>keypad</em> standar pada <em>handphone</em> yang ada saat ini.</p>
<p>Sebgai contoh, kita akan menghitung berapa jumlah ketukan yang diperlukan untuk menuliskan kalimat &#8220;Selamat ulang tahun&#8221; pada kedua jenis <em>keypad</em> diatas.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://opik.unitiga.com/wp-content/uploads/2008/04/uji-keypad.jpg" border="0" alt="Uji Keypad" width="404" height="83" /></p>
<ul>
<li>A = Keypad standar</li>
<li>B = Keypad hasil modifikasi</li>
</ul>
<p>Dari tabel diatas, dapat dilihat bahwa dengan menggunakan<em> keypad</em> standar akan memerlukan 32 kali ketukan sedangkan <em>keypad</em> hasil modifikasi hanya memerlukan 25 kali ketukan.</p>
<p>Dengan menggunakan <em>keypad</em> hasil modifikasi akan menghemat 7 ketukan dalam menuliskan kalimat &#8220;Selamat ulang tahun&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2008/04/11/sudah-efisienkah-sms-menggunakan-keypad-handphone-yang-ada-saat-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru &#8211; Semangat Baru</title>
		<link>http://opik.unitiga.com/2007/12/27/tahun-baru-semangat-baru/</link>
		<comments>http://opik.unitiga.com/2007/12/27/tahun-baru-semangat-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 04:00:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opik.unitiga.com/2007/12/27/tahun-baru-semangat-baru/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lama tidak terurus, akhirnya datang juga mood buat &#8216;ngopeni&#8217; blog ini. Dengan tampilan yang baru dan mesin yang baru, saya mengucapkan &#8220;Selamat Tahun Baru 2008&#8243;. Semoga ditahun 2008 ini &#8216;bejo-bejo&#8217; menghampiri kita semua.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lama tidak terurus, akhirnya datang juga <span class="Apple-style-span" style="font-style: italic">mood</span> buat &#8216;ngopeni&#8217; blog ini. Dengan tampilan yang baru dan mesin yang baru, saya mengucapkan &#8220;Selamat Tahun Baru 2008&#8243;. Semoga ditahun 2008 ini &#8216;bejo-bejo&#8217; menghampiri kita semua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opik.unitiga.com/2007/12/27/tahun-baru-semangat-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
