Maulana Syekh Zainuddin Abdul Majid terkenal memiliki tingkat keilmuan yang tinggi tentu tidak mudah mengambil keputusan memberikan gelar pada seseorang. Hanya lantaran hubungan darah atau karena kecintaannya kepada seseorang, melainkan adanya ketajaman spiritualitas yang dimiliki.
Almagfurullah Maulana Syekh Abdul Majid, pendiri organisasi Nahdlatul Wathan satu satunya organisasi yang lahir di NTB, dengan segenap kemampuan dia membina dan berjuang sehingga perkembangan organisasi tersebut seperti sekarang ini.
Dari rahim istri-istrinya hanya dikaruniai 2 orang putri, Hj. Rauhun dari rahim istrinya Hj. Johariah dan Hj. Siti Raihanun Zainuddin Abdul Majid ( Ketua PB NW sekarang) terlahir dari wanita keturunan ulama asal Jenggik Lombok Timur Hj. Rahmatullah. Dari kedua putri tersebut terlahir 12 orang cucu laki dan perempuan.
Dari keduabelas cucunya hanya satu cucu yang dinobat dan dipercaya mampu menggantikan perjuangannya membesarkan organisasi NW yang dengan susah payah dibangun. Cucunya tersebut adalah Tuan Guru Bajang KH Lalu Gede Muh Zainuddin Atsani, terlahir dari pasangan, Drs. H. L.G. Wiresentane – Hj Siti Raihanun Zainuddin AM, pada 6 Januari 1981 silam di tempat kelahiran kakeknya, Rumah Desa (Gedeng Dese), waktu lahir yang memberikan nama beliau adalah Maulana Syaikh sendiri dengan nama Zainuddin Atsani, dengan harapan, kelak kalau sudah dewasa bisa menggaantikan posisinya untuk membimbing ummat dan melanjutkan perjuangan organisasi NW.
Satu-satunya istri Maulana Syekh yang masih hayat, Hj. Rahmatullah yang juga nenek tuan Guru Bajang KH. Lalu Gede Muh. Zainuddin Atsani, kepad wartawan tabloid ini menuturkan kisah kelahiran sosok Tuan Guru Bajang KH Lalu Gede Muh. Zainuddin Atsani. Memiliki keturunan ulama motivasi awal perkawinan antara Maulana Syekh dengan istrinya Hj. Rahmatullah beliau satu-satunya istri yang dipilihkan oleh orang tua Maulana Syekh, TGH. Abdul Majid. Karena Hj. Rahmatullah ini keturuanan seorang ulama dengan harapan agar keturunannya nanti bisa melahirkan seorang ulama pula.
“Sejak saya berumur 10 tahun orang tua Tuan Guru (TGH Abdul Majid) sudah membicarakan dengan orang tua saya untuk menikahkan saya dengan tuan guru. Padahal pada saat itu saya tidak pernah berfikir untuk menika, saya bilang sama TGH. Abdul Majid bahwa saya tidak akan menikah sampai tua”, tutur Hj. Rahmatullah.
Pada saat Hj. Siti raihanun mengidam anak-anaknya, nenek Hj. Rahmatullah selalu mendapatkan firasat dan pertanda bahwa Hj. Raihanun akan hamil, “setiap anakku, hamil selalu dijaga sama ular dan selalu saya bermimpi dan melihat sesuatu”, tuturnya.
Namun yang aneh, katanya, Tuan Guru Bajang KH Lalu Gede Muh. Zainuddin Atsani dia tidak melihat apa-apa dan tidak dijaga ular seperti cucunya yang lain. Ternyata pertanda kehamilan itu diketahui oleh Maulana syekh, kala itu Maulana syekh memerintahkan dirinya untuk membuka semua jahitan pakaian Jh. Siti raihanun. “Saya disuruh untuk melepaskan semua jahitan pakaian yang biasa dikenakan hj. Siti Raihanun untuk disimpan, raihanun akan hamil tolong lepaskan semua jahitan pakaian yang dikanakannya dan disimpan” tutur Hj. Rahmatullah meniru perkataan suaminya.
Ketika Tuan Guru Bajang Lalu Gede Muh. Zainuddin Atsani lahir dalam keadaan bersih tanpa darah, Maulana syaikh langsung menimangnya sambil memperhatikan seluruh badan cucunya. Hal ini berlangsung selama beberapa hari sebelum diberikan nama, tidak lama kemudian Hj. Rahmatullah dipanggil Maulana syeikh, “ ni wah pengentikku, iye taok jak turunan aranku, Zainuddin Atsani ye jari arannan” ( ini sudah yang akan menggantikan saya, di (Zainuddin Atsani) yang akan menggantikan namaku, Namanya Zainuddin Tsani) tutur Hj. Rahmatullah lagi-lagi menirukan perkataan Maulana Syaikh kala itu.
Bahkan maulana syekh mempercayakan keturunan Tuan Guru Bajang Lalu Gede Muh. Zainuddin Atsani yang akan mewarisi nama Zainuddin selanjutnya. Keturunan Tuan Guru Bajang Lalu Gede Muh. Zainuddin Atsani yang laki nantinya akan menjadi Zainuddin Tsalits (Zainuddin ke tiga) dan seterusnya.
Secara fisikpun antara kakek dan cucu ini bagai pinah dibelah dua. Selain itu dalam perjalanan pendidikannya juga sama. Itu artinya selain secara fisik Tuan Guru Bajang Lalu Gede Muh. Zainuddin Atsani, juga sama dalam riwayat pendidikannya, Maulana syaikh adalah alumnus Madasah As-shaulatiyah Makkah Al Mukarramah. Sebelum wafat beliau berpesan agar Tuan Guru Bajang Lalu Gede Muh. Zainuddin Atsani melanjutkan studynya ke tempat dirinya mengenyam pendidikan terakhirnya.
Tuan Guru Bajang Lalu Gede Muh. Zainuddin Atsani tumbuh dan berkembang menjadi sosok yang konsisten terhadap masalah keagamaan sebagaimana figur seorang Tuan guru pada umumnya. Meskipun gelar Tuan guru Bajang yang ia sandang, namun tidak pernah menunjukkan rasa sombong pada setiap orang. Interaksi sosialnya yang tidak pernah membedakan antara eleman masyarakat yang satu dengan yang lainnya membuat siapa saja yang bertemu dengannya selalu merasa kagum.
Sumber : www.tuangurubajang.com

Rifki Hidayat on 30/09/2009 at 19:50 :
semoga beliau dapat tumbuh menjadi seorang Tuan Guru murni yang sesuai harapan al-Maghfurlah Maulanasysyaikh, warga NW dan ummat dalam menegakkan panji-panji Islam. insya Allah..
gaous afrizal on 13/02/2010 at 13:15 :
gak salah ? 1981 ??? atau 1971 ?? muda banget… klo gitu 11 – 12 lah sama saya
(umurnya maksd saya)
opik on 13/02/2010 at 16:09 :
Nggih meton Afrizal, benar 1981.
Tuan Guru Atsani memang masih muda.
ruhul jihad on 02/03/2010 at 09:57 :
Assalamu’alaikum wr.wb.
Alhamdulillahirobbil’alamiin,syukurku kepada Allah SWT,atas Apa yang diHarapkan oleh Tuan Guru Bajang Yang menggalakkan Untuk Berishlah Ya Allah Berikanlah jalan yang terbaik untuk mencapai apa yang di inginkan oleh TGB.nah oleh Karena itu Kami mengharapkan kepada semua Warga NW Agar menyambut Baik dari Niat Luhur Bapak TGB.Zainul Majdi MA.dan mari kita coba kembali Renungkan Kaulul Hamzanwadi “Kompak Utuh Bersatulah,Kompak Utuh Bersatulah,Kompak Utuh Bersatulah “.dan kami seorang Abituren yang dhoi’f dan Faqir ini mengharapkan hal ini dapat kita dukung karena Coba kita Renungkan Bersama semoga bermanfaat bagi kita semua.
ALHADULILLAH KAMI UCAPKAN
KEPADA ALLAH YANG TELAH BERIKAN
RAHMAT KARUNIA DAN KESEHATAN
SEMOGA KITA TETAP DALAM KETAQWAAN
Tulisan INI MEMBERIKAN KITA
SUATU GAMBARAN LANGKAH WARGA
NAHDLATUL WATHAN YANG KITA CINTA
TETAP BERSATU DAAIMAN ABADA
WAHAI MUSLIMIN DAN MUSLIMAT
WASIAT HAMZANWADI TETAPLAH INGAT
ANTARA THOLOBIN DAN THOLIBAT
DAN JUGA MUSLIMIN DAN MUSLIMAT
KOMPAK UTUH BERSATULAH
SELALU DIUCAPKAN ALMAGFURULLAH
SEBELUM BERPULANG KERAHMATULLAH
JADI APAKAH KITA TAK MAU BERISHLAH
BERISHLAH ITU LANGKAH YANG UTAMA
DALAM SUATU MASALAH ATAU PERKARA
AGAR BAROKAH AMALAN KITA
DIREDOI ALLAH SUBHANAHUWATA’ALA
TAPI BAGI YANG TAK MAU BERISHLAH
BERARTI DIA LUPA KAN FIRMAN ALLAH
WA’TASHIMU BIHABLILLAHI
JAMI’AWWALAATAFARRAQU AL-AYAH
BERPEGANG TEGUH PADA TALI AGAMA ALLAH
KAMU SEMUA JANGAN BERCERAI BERAI AL-AYAH
INI SALAH SATU PERINTAH ALLAH
BILA DIIKUTI DAPAT BAROKAH
BILA KITA MENGAMBIL LANGKAH
UNTUK MEMPERSATUKAN UMMAH
PASTI ALLAH MEMBERIKAN BAROKAH
SESAMA KELUARGA SENAHDLAH
UNTUK PERLU DIINGAT BERSAMA
TULISAN INI CAMPUR RENUNGAN MASA
LOGO ITU SEBAGAI TANDANYA
DAN DITULIS HURUF BESAR ITULAH DIA
WAHAI ANAKKU RAUHUN RAIHANUN
TETAPKAN DIRIMU SELANGKAH SEAYUN
MEMBELA NW TURUN TEMURUN
BERTANGGA NAIK BERJENJANG TURUN
WAHAI ANAKKU RAUHUN RAIHANUN
Ini Wasiat Sudah Bertahun-Tahun
Agar Dibina Dan Di Bangun
Mempersatukan Umat Dengan Sopan Santun
TETAPKAN DIRIMU SELANGKAH SEAYUN
Memperjuangan NW Dengan Tekun
Agar Warga NW Tetap Rukun
Mempertahankan Warga Satu Rumpun
MEMBELA NW TURUN TEMURUN
Setiap Masa Setiap Kurun
Agar Jiwa Raga Terus Bangun
Membela NW Serta Ikut Membangun
BERTANGGA NAIK BERJENJANG TURUN
Ini Cara Yang Baik Untuk Membangun
Agar Warga Tetap Rukun
Memperjuangkan NW Turun Temurun
Wasiat Ini Perlu Dikaji
Maksud Bapak HamzaNWadi
Agar Menjadi NW Sejati
Tidak Saling Cela Dan Caci
Karena Saling Cela Dan Caci
Akan Merugikan Diri Sendiri
Di Dunia Kita Di Benci
Di Akherat Allah Murkai
Mari Dukung Kedua Ummi
Untuk Menjaga NW Sejati
Itu Perintah Bapak HamzaNWadi
Iman Taqwa Kita Jalani
Bapak HamzaNWadi Telah Ingatkan
Kompak Utuh Bersatu Haluan
Jangan Membuat Perpecahan
Itu Perbuatan Yang Merugikan
Bapak HamzaNWadi Sampun Bebasa
Perjuangkan NW Dengan Iman Taqwa
Bila Mencari Kursi Dan Tahta
Tapi Cari dengan Keredhoan Allah Ta’ala
Bapak HamzaNWadi Telah Berwasiat
Kepada Muslimin Dan Muslimat
Jangan Selalu Pecahkan Ummat
Itu Perbuatan Yang Dilaknat
Kalau Anda Mau Selamat
Silahkan Berusaha Satukan Ummat
Pastilah Anda Akan Tercatat
Menjadi Orang Sholeh Dan Taat
Mulianya Kita Bersatu
Untuk menjalakan wasiat Guru
Redho Allah Akan Selalu
Berada di pihak dirimu
Ku Mohon Kehadapan Ummi
Serta Semua Cucu-Cucu HamzaNWadi
Satukanlah Semua Kami
Agar Kami Tidak Saling Benci
Yang Lalu Biarkan Berlalu
Mari Buka Lembaran Baru
Bersama Ummi Dan Semua Cucu
Insya Allah HamzaNWadi Restu
Kalaulah Ada Yang Tak Mau Bersatu
Biarkanlah Sementara Waktu
Sampai Dia Akan Jemu
Untuk Mengalahkan Hawa Napsu
Jangan Pisahkan Antara Kami
Dengan Semua Cucu Dan Ummi
Agar NW Tumbuhnya Murni
Untuk Mencari Redho Ilahi
Trimakasih Kami Ucapkan
situs ini disiapkan
untuk kita saling ingatkan
semoga dapat keredhoan
Sebagian Tulisan ini
ada wasiat Hamzanwadi
sebagian tersusun oleh kami
semoga Allah Meredoi
sekedar ini dulu kami suguhkan
hanya selaku pendahuluan
insya Allah kami berikan
setelah PB NW ada izin diterbitkan
Matur Tanpi Asih Semoga Barokah Cita-cita TGKH.Zainul Majdi Amin.
Tiang matur malik jok sesangkok pelungguh niki mudah-mudahan apa sak tiang aturan niki jari renungan lek tiang pelungguh senamian sak arak lek dunia Maya niki demi menyambut ide Tuan guru Bajang KH.Zainul Majdi,MA sak kayun Besopok atau Berishlah antara NW Anjani dait NW Pancor jari makin niki tiang aturin Satu Kunci Bersatunya Warga NW Anjani dait NW Pancor.
satu Kunci Harus ditempuh Yaitu : dianjani Kan sampun arak Tuan Guru Bajang Yaitu Yang Mulia TGKH,Raden Lalu Gede Zainuddin Tsani Beliau Harus Mengambil Sikap Tegas Untuk Berishlah tanpa mengungkit-ungkit kembali Hasil Muktamar yang di Praya serta harus melupakan yang lalu tapi berniat membuka lembaran baru dan beliau harus tidak mendengarkan sebagian warga atau tokoh NW yang tidak mau bersatu,dan juga beliau kan kita kenal sebagai Tuan Guru Di NW Anjani yang pandai dan Cerdas dalam memahami ilmu Agama yang diperoleh dari Makkatulmukarromah/sholatiyah maka pasti beliau didengar oleh semua Warga dan Tokoh-tokoh NW lainya,tapi kami yakin juga pasti ada yang tak mau bersatu tapi disinilah kita akan mengamalkan Wasiat Al-magfurullahu Maulana Asy-syaikh Tuan Guru Kiyai Hajji Zainuddin Abdul Majid Al-Masyhur yang berbunyi:
TETAPKAN DIRIMU BERSAMA IKHWAN
BERSAMA PEMBELA NAHDLATUL WATHAN
JANGAN SELALU DENGAR OCEHAN
SUARA ORANG DIPINGGIR JALAN
TETAPKAN DIRIMU BERSAMA IKHWAN
Untuk mengajak saudara dan kawan
Untuk kembali dalam satu haluan
P0k0knya Nahdlatul Wathan
BERSAMA PEMBELA NAHDLATUL WTHAN
Pikiran dan hati diluruskan
Jangan sekali-kali mengerjakan
Yang membuat warga bermusuhan
JANGAN SELALU DENGAR OCEHAN
Yang buat kita bermusuhan
Haruslah kita beri arahan
Serta nasehat dan peringatan
SUARA ORANG DIPINGGIR JALAN
Yang menyimpang dalam ketaqwaan
karena itu akan menjadikan
hati buta melawan tuhan
KALAU ANAKKU KOMPAK SELAMA
DISATU BARISAN BERSAMA-SAMA
PASTILAH NW JAYANYA LAMA
KARENA SYETAN TAK DAPAT NGERAMA
KALAU ANAKKU KOMPAK SELAMA
Disatu organesasi bersama-sama
Pastilah warga aman sentosa
Tidak akan saling caci dan cela
DISATU BARISAN BERSAMA-SAMA
Tidak terpencar kemana-mana
Maka kekuatan akan terbina
NWpun akan menjadi jaya
PASTILAH NW JAYANYA LAMA
Bila kita akan waspada
Terhadap orang yang mengajak kita
Untuk bermusuhan dengan keluarga
KARENA SYETAN TAK DAPAT NGERAMA
Untuk menganggu serta mengoda
Kepada orang yang mau terpedaya
Untuk meninggalkan ajaran agama
DASAR SELAMAT BERSATU KALIMAH
BERSATU DERAP BERSATU LANGKAH
DASAR BERBAHAYA BERPECAH BELAH
KADANG BAWA SU’UL KHOTIMAH
DASAR SELAMAT BERSATU KALIMAH
Insya Allah diberi barokah
Oleh Allah yang maha pemurah
Maka marilah kita berishlah
BERSATU DERAP BERSATU LANGKAH
Itu perbuatan yang sangat mudah
Bila ada tersandung masalah
Kembalikan ke Al-qur’an dan sunnah
DASAR BAHAYA BERPECAH BELAH
Cepat sekali dapat musibah
Melawan saudara dan ayah
Padahal itu larangan Allah
KADANG MEMBAWA SU’UL KHOTIMAH
Akibat kita saling bantah
Di satu organesasi dan wadah
Saling caci saling pitnah
Kita lihat buktinya yang nyata
Antara anak Bapak dan saudara
Antara menantu dan mertua
Tidak saling tegur sapa
Tidak tegur dan sapa
Karena akibat pendapat yang berbeda
Padahal itu larangan agama
Yang hanya dosa yang diterima
Insya Allah bila ini dilakukan
pasti Ishlah dapat dilaksanakan
ikhlas hati karena Tuhan
itu ajaran yang menyelamatkan
Tapi bila kita utamakan
pokok asal permasalahan
muktamar praya jadi acuan
tak akan ada persatuan
Tapi bila Tuan Guru Zainuddin Tsani
dengan Tegas Mau berishlah Tahun ini
pasti Allah akan meredoi
persatuan Itu akan terjadi
Tapi bila Hati masih Resah
Untuk sama-sama berishlah
Pasti itu takkan Mudah
Bahkan masih terus Berpecah
Maka kami hanya berdo’a
semoga Allah Membukakanya
Pintu Rahmat dan Karunia
mengedepankan Iman dan Taqwa
Karena Iman dan Taqwa
itu Pokok NW Kita
Bpk.Hamzanwadi yang Memberinya
karena itu pokok Agama
Ishlah itu bisa terjadi
Iman Taqwa dipedomani
Al-qur’an Hadis diikuti
sebagai Pengadilan yang tinggi
Demikian atur tiang semoga bermanfaat Amin
Matur Tampi Asih Atas Khilap dan Salah Tiang
Abituren Kota Batam Ruhul jihad
Buhari, S.Pd on 02/04/2010 at 09:53 :
ok semeton besopok memang indah, biarkanlah mengalir seperti air, mereka (TGB) berdua kan besemeton dan mereka memiliki ilmu agama yang tinggi, pasti mereka punya dasar yang kuat baik untuk bepisah dan besopok dan yakinlah bahwa apa yang terbaik akan datang dengan sendirinya berkat rahmat Allah melalui karomah al-magfurullah TGKH Zainuddin AM
nhi_yha on 07/04/2010 at 07:11 :
masa lau adalah kenangan, masa depan adalah harapan
tapi, masa lalu adalah awal dari masa depan
JANGA PERNAH LUPAKAN MASALAUMU
Jadilah kau seperti LILIN yang rela habis demi terang, jangan seperti KUMBANG habis manis sepah d buang
nhiyha on 28/04/2010 at 11:13 :
SEMANGATTTTTTTTTTTTTT……………….!!!!!!!!!!!!!!
Dr Lhong on 18/05/2010 at 11:23 :
Ass. wr. wb. wmg. wrid.
mohon jangan kedepankan satu kubu lagi. tapi kedepankanlah maulana syeikh sebagai panutan kita. jangan plungguh lihat ummi rauhun ataupun ummi raehanun, jangan lihat TGB Zainuddin Tsani ataupun TGB Zainul Majdi. tapi lihatlah maulanaseikh. qita semua rindu akan persatuan untuk kokohnya izzah islam yang di cita-citakan oleh guru besar kita.
Sa_Ni on 25/05/2010 at 08:48 :
Assalamu’laikum,,,
seneng banget baca artikel di atas,,,,
semoga semua berjalan sesuai apa yang diharapkan,,,
O,, ya,,,,
bisa tolong “UPDATE”kan foto2 tuan guru bajang bareng keluarga besarnya gag,,,,?????
yea,,, termasuk istri dan anak beliau,,,
pengen tau lebih banyak nih,,,,
seneng banget ngeliat beliu,,,
bisa kan,,,????
makasi sebelumnya,,,,
Ni_Sa on 25/05/2010 at 09:10 :
seneng banget baca tulisan di atas,,,,
semoga semua berjalan sesuai harapan,,,
o ya,,,,
seneng banget ma beliau,,,
bisa tolong UPDATE kan foto2 beliau bareng keluarga besarnya gag,,,???
ma istri dan anaknya juga ya,,,
kita tunggu UPDATEnya,,,
makasi sebelumnya,,,,,
Ni_Sa on 25/05/2010 at 09:16 :
kita tunggu lho UPDATE foto2nya,,,,,,,,
Sa_Ni on 25/05/2010 at 12:47 :
Bisa UPDATE foto2 tuan guru bajang gag,,,,,,,,,,,,,???????????/
foto bareng keluarga besarnya,,,
kita tunggu ya,,,,
makasi sebelumnya
Sa_Ni on 27/05/2010 at 10:07 :
bs UPDATE foto2 tuan guru bajang bareng keluarga besarnya gag,,,,
pengen tau nih,,,
bisa kan,,,????
kita tunggu lho,,,,,
ANDRE on 28/05/2010 at 11:19 :
chayoooooooooo,,,,,,,,,,,,,
jgn abis manis sepah di buang,,,
inget toh,,,
di luar sana ada yang nungguin,,,,