Dasar-Dasar PHP (Bagian 2)

Pada bagian 2 ini, akan dibahas Operator PHP, Kalimat Bersyarat, Array, Perulangan/Looping dan Manipulasi String.

[ Operator-Operator Dalam PHP ]

  • +
  • Berfungsi untuk melakukan penjumlahan. Contoh: $hasil = 1 + 2;

  • Berfungsi untuk melakukan pengurangan. Contoh: $hasil = 2 - 1;

  • *
  • Berfungsi untuk melakukan perkalian. Contoh: $hasil = 2 * 1;

  • /
  • Berfungsi untuk melakukan pembagian. Contoh: $hasil = 4 / 2;

  • %
  • Berfungsi untuk mencari nilai sisa dari hasil pembagian. Contoh: $hasil = 5 % 2; maka akan menghasilkan nilai 1.

  • and atau &&
  • Berfungsi untuk membandingan dua buah kondisi tertentu. Hasilnya akan bernilai 1 jika kedua kondisi memiliki nilai 1. Selain itu hasilnya akan bernilai 0.

  • or atau ||
  • Berfungsi untuk membandingan dua buah kondisi tertentu. Hasilnya akan bernilai 0 jika kedua kondisi memiliki nilai 0. Selain itu hasilnya akan bernilai 1.

  • not atau !
  • Berfungsi untuk menghasilkan nilai yang berlawanan. Jika 1 akan menjadi 0, dan sebaliknya jika 0 akan menjadi 1.

Masih banyak lagi operator-operator di dalam PHP. Untuk lebih jelasnya silahkan anda mempelajari lebih lanjut disini.

[ Kalimat Bersyarat ]

Untuk mendeklarasikan sebuah kalimat bersyarat atau kalimat sebab-akibat, anda dapat menggunakan fungsi if else atau switch.

If digunakan untuk menyatakan syarat pertama, sedangkan else digunakan untuk menyatakan syarat yang berlawanan dengan syarat pertama.

Contoh :
if (budi sakit) {
budi tidak pergi ke sekolah;
} else {
budi pergi ke sekolah;
}

Dari contoh diatas, dapat dibaca sebagai berikut :
Jika budi sakit, maka budi tidak pergi ke sekolah. Sedangkan jika budi tidak sakit, maka budi akan pergi ke sekolah.

Sedangkan jika syarat yang dimiliki lebih dari 2, sah-sah saja menggunakan if else, akan tetapi lebih efektif jika menggunakan switch.

Contoh :
switch (budi) {
case "sakit"; budi tidak pergi kesekolah; break;
case "kentut"; ibu marah-marah; break;
case "lapar"; budi akan makan; break;
}

Contoh diatas, dapat dibaca sebagai berikut :
Jika budi :

  • sakit, maka budi tidak pergi ke sekolah.
  • kentut, maka ibu akan marah-marah.
  • lapar, maka budi akan makan.

[ Array ]

Array merupakan suatu variabel yang memiliki beberapa elemen indeks yang dapat berupa numerik ataupun string. Untuk membuat array, digunakan fungsi array().

Contoh pembuatan array :

$temanSaya = array ("Ali", "Andi", "Budi", "Dani", "Ria");
echo ("Teman Saya Yang Suka Usil :
echo ("$temanSaya[0]<br>");
echo ("$temanSaya[1]<br>");
echo ("$temanSaya[4]");

Keterangan :

Nilai indeks ditentukan berdasarkan urutan penempatannya, yang dimulai dari 0.
Ali memliki nilai indeks 0, Andi memliki nilai indeks 1, dan seterusnya.
Jadi untuk mengakses sebuah elemen array, dilakukan dengan menuliskan:
Nama Variabel[Nomor Urut]

Untuk menghitung jumlah elemen dalam suatu array, digunakan fungsi count().

Contoh :
count($temanSaya);

Masih banyak fungsi-fungsi yang dapat di eksplorasi dalam array ini. Silahkan pelajari lebih lanjut, klik disini.

[ Perulangan / Looping ]

Untuk membuat sebuah perulangan, dapat menggunakan while atau for. Sedangkan untuk keluar dari sebuah perulangan digunakan perintah break.

Sintaksnya sebagai berikut :
while (syarat perulangan) {
perintah perulangan
}

for(nilai awal, syarat perulangan, pola perulangan) {
perintah perualangan
}

Misalnya, kita ingin mengetahui bilangan genap antara nilai 10 s/d 50.

  • Menggunakan perintah while
  • $bilanganGenap = 10;
    while ($bilanganGenap < 50) {
    $bilanganGenap += 2;
    echo ("$bilanganGenap<br>");
    }

  • Menggunakan perintah for
  • $bilanganGenap = 10;
    for ($mulai = 1; $mulai < 20; $mulai++) {
    $bilanganGenap += 2;
    echo ("$bilanganGenap<br>");
    }

    Atau bisa juga seperti ini :
    for($bilanganGenap = 12; $bilanganGenap < 50; $bilanganGenap += 2) {
    echo ("$bilanganGenap<br>");

[ Manipulasi String ]

Untuk dapat menjadi seorang calon programmer PHP yang handal, anda harus mengetahui betul teknik-teknik memanipulasi sebuah string. Disini saya hanya akan mengulas beberapa teknik saja. Sedangkan sisanya dapat anda pelajari sendiri disini.

  • Menghitung jumlah karakter didalam string.
    Untuk menghitung jumlah karater di dalam suatu string, digunakan fungsi strlen().
    Misalnya :
    echo strlen("Novia Agustiar Rahmat");
  • Menghitung jumlah kata didalam string.
    Gunakan fungsi substr_count().
    Misalnya kita akan mencari ada berapa kata “ia” didalam string “Novia Agustiar Rahmat” :
    echo substr_count("Novia Agustiar Rahmat", "ia");
  • Memecah string.
    Gunakan fungsi strtok().
    Misalnya kita ingin memecah string “Novia Agustiar Rahmat” menjadi “Novia”, “Agustiar” dan “Rahmat” :
    $string = strtok("Novia Agustiar Rahmat", " ");
    while($string) {
    echo ("$string<br>");
    $string = strtok(" ");
    }
  • Mengambil kata dalam jumlah dan posisi tertentu.
    Gunakan fungsi substr().
    Misalnya kita ingin mengambil 10 karakter yang dimulai dari karakter ke-3 dari string “Novia Agustiar Rahmat” :
    echo substr("Novia Agustiar Rahmat", 3, 10);
  • Mengganti bagian string.
    Gunakan fungsi str_replace().
    Misalnya kita ingin mengganti “Agustiar Rahmat” menjadi “Kolopaking” dari string “Novia Agustiar Rahmat” :
    echo str_replace("Agustiar Rahmat", "Kolopaking", "Novia Agustiar Rahmat");
  • Manipulasi Huruf.
    Untuk meng-kapital-kan semua huruf didalam string gunakan fungsi strtoupper().
    Contoh : echo strtoupper("Novia Agustiar Rahmat");Sedangkan untuk membuat semua huruf didalam suatu string menjadi huruf kecil semua, gunakan fungsi strtolower().
    Contoh : echo strtolower("Novia Agustiar Rahmat");

    Untuk huruf pertama saja yang menjadi huruf besar, gunakan fungsi ucfirst().
    Contoh :
    echo ucfirst("novia agustiar rahmat");

    Sedangkan untuk membuat huruf besar pada setiap kata, gunakan fungsi ucwords().
    Contoh :
    echo ucwords("novia agustiar rahmat");
  • Memotong karakter di dalam string.
    Untuk memotong suatu string, kemudian menambahkan suatu string atau karakter setelah potongan tersebut, gunakan fungsi wordwrap().
    Misalnya kita ingin memotong string “NoviaAgustiarRahmat” pada setiap karakter ke-7 menjadi break-character :
    echo wordwrap("NoviaAgustiarRahmat", 7, "<br>", 1);
  • Menambahkan tanda backslashes (\) sebelum tanda kutip.
    Untuk menambahkan tanda backslashes (\) pada setiap tanda kutip, gunakan fungsi addslashes().
    Contoh :
    echo addslashes("Novia 'Agustiar' Rahmat");
  • Memecah string menjadi array.
    Untuk memecah sebuah string menjadi sebuah array, berdasarkan syarat tertentu, gunakan fungsi explode() atau split().
    Misalnya kita ingin membuat elemen-elemen array dari string “Novia Agustiar Rahmat” dengan syarat setiap elemen dipisahkan dengan tanda spasi :
    $string = explode(" ", "Novia Agustiar Rahmat");
    echo ("$string[0]<br>");
    echo ("$string[1]<br>");
    echo ("$string[2]");
  • Merubah array menjadi sebuah string.
    Untuk menyatukan beberapa elemen array menjadi sebuah string, gunakan fungsi implode() atau join().
    Sebagai contoh, kita akan menggabungkan elemen-elemen array “Novia”, “Agustiar” dan “Rahmat” menjadi sebuah string, dengan separator tanda minus (-).
    $array = array("Novia", "Agustiar", "Rahmat");
    echo implode($array, "-");

6 comments

  1. Hery pdn : saya kurang paham dengan pertanyaan Anda. Kalau membuat blog menggunakan php ya sangat bisa, buktinya blog ini digawangi oleh php.

  2. Makasih atas tutorialnya.. sangat membantu bagi pemula seperti saya… 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *